Wednesday, October 13, 2010

Bersepeda di Gunung Semeru bersama LA33 Jakarta, oum Ganang dan Oum Joni dari Semarang

Trip genjot di Gunung Semeru mungkin sudah pernah oleh sebagian orang yang hobby naik gunung dan hobby genjot.

Trip ini merupakan trip kedua setelah genjot Bogor-Taman Nasional Gunung Halimun-Cipta Gelar-Pelabuhan Ratu (photostorynya masih dibikin-red).

Oum Damhar berhasil mengajak 7 orang dari jakarta (Aa, Rega, Irham, Irsyad, Norman, dan Sanjaya) dan 2 orang teman Norman dari Semarang (Oum Ganang dan Oum Joni), Juli 2008.

Langsung aja, mari kita simak photostorynya..

1. Persiapan bwat ngecek jalur genjot ke Semeru, at LA33 basecamp (foto milik LA33)


2. Setting sepeda di atas kereta, Jatinegara-Malang (foto milik LA33)


3. Istirahat di warung makan, at Stasiun malang (foto milik LA33)


4. At Stasiun Malang menuju Tumpang, sepeda masih di loading di pick up (foto milik LA33)


5. Setting sepeda di atas jeep, Tumpang, Malang (foto milik LA33)



6. benerin settinga sepeda, di jalur Gubuk Klakah-Ranu pane
(foto milik LA33)


7. Foto session di jalur ke arah Ranu pane, setelah desa Gubuk Klakah
(foto milik LA33)


8. Dikerjain ma supir Jeep, tanjakan tanah berpasir dengan kecepatan tinggi lalu di rem seketika, debu dimana-mana...
(foto milik LA33)


9. Foto session di jalur ke arah Ranu pane, di samping lembahan Gunung Bromo
(foto milik LA33)



10. Foto session lagi di jalur ke arah Ranu pane, di samping lembahan Gunung Bromo
(foto milik LA33)


11. Baru sampe dan langsung nurunin sepeda di depan Pos Ranu pane (foto milik LA33)


12. Setting sepeda di depan Pos Ranu pane (foto milik LA33)


13. Foto session setelah bangun tidur at Ranu Kumbolo (foto milik LA33)


14. Siap-siap olahraga pagi (foto milik LA33)



15. Foto session sebelum ngetes sepeda di tanjakan cinta (foto milik LA33)


16. Ngetes sepeda di tanjakan cinta, bergantian dengan Rega dan Irham.
beberapa kali jatuh (foto milik LA33)


17. Cek sepeda dulu setelah berolahraga pagi (foto milik LA33)


18. Istirahat sehabis olahraga pagi, menunggu sarapan at Ranu Kumbolo (foto milik LA33)


19. Damainya Ranu Kumbolo di pagi hari, hasil jepretan Oum Damhar (foto milik LA33)



20. Semangat pagi, dorong sepeda ke arah tanjakan cinta, Ranu Kumbolo - Oro-oro Ombo
(foto milik LA33)


21. Hasil jepretan Oum Damhar, Puncak ranu Kumbolo (foto milik LA33)


22. Hasil jepretan Oum damhar, Oro-oro Ombo (foto milik LA33)


23. Foto session at Oro-oro Ombo, background dahsyatnya asap Mahameru (foto milik LA33)


24. Foto session lagi di Oro-oro Ombo (foto milik LA33)



25. Istirahat dan foto-foto di Djambangan, letupan asap Mahameru bikin figur orang terbang
(foto milik LA33)


26. Foto session at Kalimati (foto milik LA33)


27. Sore di Kalimati, foto session (foto milik LA33)


28. Diner, at Kalimati, prepare bwat naik ke puncak Mahameru..
(foto milik LA33)


29. Mulai ngerakit sepeda, trus langsung ngetes genjot di Puncak Mahameru..
(foto milik LA33)



30. Ngeliat porter yang mau nyoba genjot di puncak Mahameru
(foto milik LA33)


31. Susah payah bwat mejeng di atas Puncak Mahameru, pemandangan dengan background gunung Bromo.. (foto milik LA33)


32. Happy on the top of Java Island..
(foto milik LA33)


33. Akhirnya dehidrasi hilang dalam sekejap, air minum yang ditunggu-tunggu, walau panas langsung diseruput.. (foto milik LA33)


34. Makan siang di Kalimati, nice lunch, perut udah laper banget, maklum baru turun dari Puncak Mahameru..
(foto milik LA33)



35. Foto session at Ranu Kumbolo with Norman, Oum Joni, Irham, Rega, dan Sanjaya, ngeteh dan ngupi..
(foto milik LA33)


36. Foto all team at Ranu Kumbolo, smangat pagi.
(foto milik LA33)


37. Foto all team with porter at Ranu Kumbolo, siap-siap turun gunung.
(foto milik LA33)


38. Foto bareng di depan pos ranu pani, all team with Oum Glemboh dan Monggang.
(foto milik LA33)


39. Pagi di Penanjakan Bromo dengan pemandangan yang mempesona mata kita (1).
(foto milik LA33)



40. Pagi di Penanjakan Bromo dengan pemandangan yang mempesona mata kita (2).
(foto milik LA33)


41. Keindahan pemandangan Bromo dan Semeru dari Penanjakan Bromo,
pemotret Oum Damhar (mantap dah ni pic)
(foto milik LA33)



42. Saat sunrise yang ditunggu-tunggu oleh semua yang dateng ke Penanjakan Bromo
(foto milik LA33)


43. Suasana pagi di Penanjakan Bromo, banyak banget bule, jadi kayak bukan di Indonesia
(foto milik LA33)



44. Foto narsis di Penanjakan Bromo..
(foto milik aa)


9 comments:

  1. gila om.. mantap...

    ReplyDelete
  2. krennnn....fngenn ikutan tp g fnya sfeda nya gmna dooonkkkk......

    ReplyDelete
  3. luar biasa...
    jadi kagak sabar pngen nanjak ke semeru......
    doain y? moga tahun ini bisa kesana... amin....
    mantafffffffffffffffffffffpppppppppppppppppp buanggggggggggggggggettttsssssssssss

    ReplyDelete
  4. ayo.. semangat genjot sepeda ke semeru...
    sukses ya..

    ReplyDelete
  5. kapan mau kesana lagi masbro ?
    akhir taun ini yuk

    ReplyDelete
  6. salam kenal,
    mau tanya info lebih lanjut bisa?soalnya jarang banget treat perjalanan ber-sepeda dari ranu pane ke ranu kumbolo. setahu saya, baru satu ini aja malah. bisa minta tlg diceritakan gimana track ranu pane ke kumbolo bro?saya sm tmn2 juga berencana bersepeda kesana. tapi masih blank perkara track sama lain2nya,baru pny tekat aja...thx sebelumnya.

    ReplyDelete
  7. @ aam, sory baru bales oum, maklum lagi di lapangan, september oktober kemaren, sekarang belom ada waktu genjot lagi, banyak penelitian arkeologi.

    @karunia putra, klo track ranupane ke ranu kumbolo umumnya banyak gendong sepeda sama dorong, bonus genjot ada sebelum lembahan sampe ke danau ranu kumbolonya, kemaren genjotnya siang nyampe ranu kumbolo malem. lebih baik sewa porter per orang satu sama logistik, tenda, sleepingbag mereka yang sediain, klo kita tinggal genjot aja. sama klo mau ke puncak dari kalimati bisa bayar porter lagi untuk bawain sepedanya atau gendong sendiri batang sepedanya trus 2 ban titip temen.. sukses bwat genjot sepedanya..

    ReplyDelete
  8. Pondok Pertanian Tajung "tosari"
    Dalam rangka Memperkenalkan " Tengger-Bromo" dr segala aspek, dengan ini kami buka pondok pertanian tanjung-tosari unt umum, dng hanya membayar 'sukarela' (tanpa tarif)


    Pondok pertaniaan tanjung terletak di dukuh: Tanjung rt.03. rw.03.(KM 99) desa: Baledono. kec: Tosari. kab: Pasuruan Ja-Tim. (Km. 99. dari Surabaya)
    Akses menuju pondok pertanian tanjung: dari 'Pasuruan' ambil arah malang smp di 'Warungdowo' (-+ 7km) belok kiri smp 'Ranggeh' belok kanan menuju 'Pasrepan' >>> 'Puspo' >>> melewati hutan2 mahoni dan pinus smp dukuh 'Jonggo" >>> melewati hutan pinus smp ketemu rumah pertama lansung belok kiri turun kebawah, ” Pondok Pertanian Tanjung” terletak di sebelah kiri jalan dr pasuruan di Km.99 . Kurang lebih 7 km sebelum kec: Tosari.

    @.kamar los + 2 km mandi luar kapst: 8 s/d 16 orang, cukup memasukan dana "sukarela" ke kotak dana perawatan pondok pertanian. (tanpa tarif)
    @.kamar utama + km mandi dalam + perapian, kapst: 2 s/d 4 orang. Rp.150.000,- /malam

    *.fasilitas:.dapur,. kulkas,. ruang makan,. teras (4 x 12 m),. halaman api unggun,. tempat parkir unt 6 mobil,. kebun sayur.
    *.bisa masak sendiri dng menganti LPG dsb..Rp.30.000,-
    * dimasakkan prasmanan Rp.20.000,- 1x.makan. ( nego)

    # untuk informasi hub per sms/tlp: 081249244733 - 085608326673 ( Elie – Sulis ) 081553258296 (Dudick). 0343-571144 (pondok pertanian).
    # Informasi di Facebook dengan nama : Bromo Tanjung Pondok Pertanian

    ReplyDelete
  9. disana bisa juga sepedaan ? baru tau juga, he2

    ReplyDelete